Waspadai Risiko Hamil di Usia Tua

0
209

JURNALPLUS.COM– Hamil dan melahirkan di usia paruh baya bukan hal aneh atau mengejutkan di negara maju, seperti Amerika Serikat (AS). Namun, tetapi saja hal itu tak lepas dari risiko, baik bagi bayi atau sang ibu itu sendiri.


Wanita yang melahirkan di usia matang biasanya menjalani persalinan dengan alat bantu (induksi) atau caesar. Ini untuk mengurasi risiko yang disebabkan tubuh yang tidak lagi fleksibel dan membutuhkan intervensi saat persalinan.

Dr Ruth M Farrell dari Cleveland Clinic, seperti dialnsir Pregnancy menjelaskan, meski kehamilan tak bermasalah, namun semakin tua usia ibu hamil, maka akan semakin berisiko.

“Semakin tua usia ibu saat hamil, maka risiko komplikasinya juga semakin tinggi,” tegas Dr Ruth M Farrell.

Selain itu, wanita yang hamil di usia tua juga berisiko mengalami komplikasi tekanan darah yang bisa mempengaruhi kesehatan sang ibu dan bayi. Bahkan, untuk ibu hamil yang mengalami preeklampsia dapat menyebabkan bayi lahir prematur.

Bagi mereka yang menganggap hamil di usia tua sebagai tren, ada baiknya memerhatikan berbagai factor. Para dokter menyarankan kehamilan di usia subur menjadi menjadi lebih utama. Efeknya pun baik bagi bayi, jauh dari penyakit dan yang terpenting risiko terhadap ibu melahirkan juga lebih sedikit.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here