Waspadai Masalah Pencernaan di Awal Ramadan

0
158

JURNALPLUS.COM-Masalah pencernaan kerap dialami banyak orang pada awal puasa Ramadan. Yang paling banyak terjadi adalah sakit maag, diare, dan sembelit. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Bagi mereka yang rajin berpuasa, mungkin tidak ada masalah karena terbiasa untuk tidak makan dan minum. Lewat puasa, oragan tubuh bisa beristirahat dan ini bagus untuk kesehatan. Sementara, untuk mereka yang hanya menjalani puasa wajib saja, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Konsultan Gastroenterologi dari FKUI-RSCM Prof Dr dr Murdani Abdullah SpPD K-GEH FINASIM  mengatakan beberapa hari sebelum puasa Ramadan, ada baiknya mengurangi asupan makanan secara bertahap sehingga tubuh tidak kaget saat menjalani ibadah puasa dengan menahan lapar selama sekira 14 jam.

“Saya kira bagus menjelang Ramadan kita melakukan persiapan. Untuk mereka yang terbiasa puasa Senin-Kamis, mungkin tidak akan kaget, tapi untuk mereka yang tidak melakukannya, bisa melakukan persiapan dengan mengurangi asupan makanan jelang bulan puasa,”  kata Murdani di Jakarta.

Pada dasarnya, Murdani menjelaskan, tubuh memiliki ritme tertentu dalam menjalankan fungsinya, termasuk saluran pencernaan. Namun, bagi sejumlah orang, awal puasa bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, sembelit hingga maag.

Untuk itu, Murdani menyarankan untuk menjalani pola makan yang teratur dengan mengurangi jumlah asupan sehingga sistem pencernaan bisa beradaptasi. Dengan begitu, perut tidak akan kaget ketika kosong selama beberapa jam saat menjalankan ibadah puasa.

“Saya kira ada puasa Sya’ban, sebelum puasa Ramadan. Itu salah satunya sebagai persiapan. Namun bisa juga dilakukan dengan mengurangi asupan sehingga tubuh lebih dahulu beradaptasi dengan kondisi saat puasa nanti,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here